Diskusi akademik putaran terakhir, Jumat, 13 April 2018, menawarkan topik hangat di masyarakat. Dr. Nafron, pengampu mata kuliah Teori Sastra dan Pengkajian Sastra menulis “Puisi “Ibu Indonesia” Karya Sukmawati Soekarnoputri yang Menimbulkan “Kemarahan” Umat Islam”, sedangkan Dr. Laila menyajikan bagian isi disertasinya. Topik yang diangkat adalah “The Studi of Sub-Genre Initiation in Indonesia Lawyers Club Discussion”. Puisi ini menjadi kajian amat menarik bagi guru, pemerhati bidang kebahasaan  dan kesastraan, serta peneliti bidang bahasa dan sastra.

Ada beberapa kasus yang berkaitan dengan penciptaan karya sastra, seperti munculnya Musailamah al-Kazzab (penyair yang mengaku sebagai nabi di zaman Rasulullah), Salman Rushdie (novelis Inggris keturunan  India yang menulis The Satanic Verses (1988)), Ki Panji Kusmin (penulis cerpen Langit Makin Mendung), atau lainnya. Berikut puisi karya Sukmawati.

 

“Ibu Indonesia”

 

Aku tak tahu Syariat Islam

Yang kutahu sari konde ibu Indonesia

Sangatlah indah

 

Lebih cantik dari cadar dirimu

Gerai tekukan rambutnya suci

Sesuci kain pembungkus ujudmu

 

Rasa ciptanya sangatlah beraneka

Menyatu dengan kodrat alam sekitar

Jari-jemarinya berbau getah hutan

Peluh tersentuh angin laut

 

Lihatlah ibu Indonesia

Saat penglihatanmu semakin asing

Supaya kau dapat mengingat

 

Kecantikan asli dari bangsamu

Jika kau ingin menjadi cantik sehat,

Berbudi dan kreatif

Selamat datang di duniaku, bumi Ibu

Indonesia

 

Aku tak tahu syariat Islam

Yang kutahu suara kidung Ibu Indonesia

Sangatlah elok

 

Lebih merdu dari alunan azanmu

Gemulai gerak sarinya adalah ibadah

Semurni irama puja kepada Ilahi

Nafas doanya berpadu cipta

 

Helai demi helai benang  tertenun

Lelehan demi lelehan damar mengalun

Canting menggores ayat-ayat alam surgawi

 

Pandanglah Ibu Indonesia

Saat pandanganmu semakin pudar

Supaya kau dapat mengetahui kemolekan

Sejati dari bangsamu

 

Sudah sejak dahulu riwayat bangsa

Beradab ini cinta dan hormat kepada Ibu

Indonesia dan kaumnya

 

jateng.tribunnews.com/201

 

Untuk topik yang diangkat Dr. Laila dipaparkan bahwa ILC mencari solusi permasalahan bangsa dengan menghadirkan pihak-pihak yang berkompeten untuk duduk dalam satu forum. Melalui tangan pertama inilah diharapkan informasi penting di masyarakat dapat penjelasan  yang transparan.